Sudah cukup lama tidak menuliskan kembali blog ini.
Ini adalah untuk reminder memory atau kenangan saja.
Beberapa waktu ini, saya kembali dekat dengan seseorang. Sebetulnya kami teman misi jg, dan sudah sering bersama, bareng sama V dan A jg. Tahun lalu, sempet mencoba deket jg sih, tapi respon dan emang dirasa belum waktunya, sehingga tidak dilanjutkan atau direspon lagi.
Kedekatan mulai terjalin dari sekitar 2 bulan yang lalu, saat itu saya mengajak dia ke RD saudara teman yg meninggal, namun dia bilang mau cari baju. Pada waktu itu sih, saya cuman celetukin aja, tar aja malam senin ktia cari baju nya. Awalnya saya cuman bercanda, dan tidak ada maksud apa2. Namun ternyata pada hari minggu nya, dia merespon dan bahkan menanyakan jadi atau tidak. Akhirnya itu adalah date awal kita kembali. kita belanja baju dan cari makan, serta saling sharing.
Juga ada moment, dia meminta ditemanin untuk belanja bunga, untuk saudaranya wisuda. Dalam momen ini, dia banyak sharing soal mantan2 nya juga.
Kedekatan lain adalah, saat dia minta ditemanin untuk belanja bulanan, kami pun belanja bareng untuk kebutuhan bulanan. Selain itu, mulai ada hubungan chat dan komunikasi jg. Sempat saya berharap dia bisa ikut ke tasik juga, untuk liburan sekaligus, melihat respon dari ortu, tetapi karena dadakan jg, jadinya tidak bisa.
Pada awal bulan Mei ini kami nonton film Avenger serta makan bersama jg, pada momen ini sih, dia ada tanya soal hubungan. ya aku sih bilang, mau coba mengenal dahulu aja. Namun pada momen ini pula, aku meng clone WA dia.
Selama minggu awal sih, tidak ada hal aneh dari WA nya, isinya kebanyakan soal pelayanan, serta pekerjaan di kantor, serta beberapa saudaranya yg meminjam uang jg. Dari sini pula, saya jadi mengetahui bahwa saat ini, dia memiliki suatu benjolan di darerah dada nya. Saya belum menanyakan detail lagi soal ini sih, tapi saya tau, dia pernah melakukan medical check up ke Lab.
Namun mulai ada kejadian pada minggu lalu, emang hampir seminggu dia sibuk, bahkan hari jumat pun, masih hang out dengan teman2 nya sampai malam. Padahal hari sabtu nya, aku dan dia sudah janjian untuk jogging bersama di ancol. Aku mencoba untuk menghubungin nya berkali2, soalnya waktu yg tersedia hanya antara jam 7-9 saja, karena jam 10 nya dia ada doa untuk misi, dan aku jam 1 nya ada pembapaan juga. Aku sih sempat bertanya kalo sorenya, dia ada urusan / janji lagi atau tidak. Dia sih bilang ada janji lagi.
Dari hasil WA nya, aku tau kl dia pergi nonton dengan M, teman sekantor nya. Tapi minta ijin ke faselnya adalah untuk pertemuan pdk. Disini hati saya menjadi tidak tenang, karen untuk hal kecil saja dia berani berbohong ke fasel nya, juga dia tidak datang doa pada waktu jam 10 itu ternyata, tetapi bilang nya pergi. Selain itu pada waktu sore pun, saya sempat bertanya lagi dimana dia, bilang sih sama teman-teman kantor, padahal kenyataan hanya dengan 1 orang saja.
Saya pun masih mengikuti chat nya dan sepulang nya pun, mereka masih chat jg. Pada waktu hari minggu nya, kami melakukan sama2 mengikuti PDK, ibadah dan SPK juga bersama2. Pada waktu pulang sih, aku ada sempat mengajak dia untuk pergi makan, tetapi dia menolak dan malah ingin pulang aja. Tetapi untung ada C, dan dia mengajak kita untuk pergi, sekaligus membicarakan soal rencana liburan pada lebaran nanti.
Namun, dari wa nya, selama hari minggu seharian itu, ternyata dia masih chat terus dengan M, bahkan sampai larut malam chat mereka berlanjut terus jg. Dan ternyata dia pernah suka sama T jg, walau tidak dilanjutkan. Dari percakapan dengan M, bahkan F ini, mengajak nya untuk latihan gitar / kolaborasi di hari Kamis, dan hari jumat nya diajak untuk ikut memandikan doggy nya jg. Dari situ sih terlihat bahwa F ini meresponi M ini.
Disitu hati saya sungguh menjadi tidak tenang, sempat ingin mengambil langsung tindakan, tapi saya ingat bahwa emosi tidak akan menyelesaikan masalah. Namun hal ini sungguh berkecimuk, sehingga tidur saya pun menjadi tidak tenang. Hampir semalaman saya berdoa dan berbahasa roh, agar hati ini menjadi tenang dan ada damai sejahtera.
Sekitar pukul 4, saya melihat bahwa ibu rohani saya dari gereja sebelum nya online, saya pun mencoba untuk menghubungin dan share dengan nya. Setelah didoakan, dia pun berkata bahwa kl emang sifatnya pembohong sih kurang baik. Oh ya, satu lagi yang sesungguh nya saya pergumulkan, karena dia ini beda suku, saya pernah menanyakan kepada orang tua, dan mamah sih, bilang jangan, cari yang sesuku saja. Namun saya ada mendegar beberapa kotbah jg mengenai pasangan hidup, dan mereka sih bilang beda suku itu tidak apa2, yang penting sudah lahir baru dan terima Tuhan.
Namun, pada waktu itu jg, Roh kudus berbicara lembut agar saya bicara mengenai kebohongan dan agar dia mau bertobat, bahkan disebutkan, bila dia mau mengaku dan bertobat, ya saya masih boleh lanjut, namun bila tidak maka di stop saja. Karena itu kondisi masih subuh, maka saya pun berdoa agar diberi kekuatan dan hikmat untuk menyampaikannya.
Saya bersyukur sekitar pukul 6 pagi, saya coba sampaikan, mengenai apa dia ada berbohong beberapa hari ini. Dia sih mengakui kalo dia ada berbohong, dan bahkan sudah mengaku dan mau bertobat pada kompak dan pembina nya juga. Saya bersyukur dia merespon dengan baik, walau kebohongan yg dimaksud agak beda sih, tapi setidaknya dia masih mau bertobat, sehingga hati saya saat ini sudah menjadi lebih tenang. Demikian share untuk reminder hari ini.
My Simple Wonderful Life
Blog ini merupakan kumpulan ataupun menjadi buku catatan ku dan sekaligus jurnal harian atas apa yg aku rasakan sehari-hari..
Minggu, 12 Mei 2019
Kamis, 10 Mei 2018
Pray. Wait. Faith
Saya mau menuliskan beberapa hal yang Tuhan ingatkan kembali waktu pergi Doa ke Depok, sama waktu ada impartasi dari tim healing.
Sesungguh nya Tuhan ingatkan kembali mengenai proses pengenalan dengan si A. Dimana awalnya saya kenal dengan koko dan adiknya terlebih dahulu, karena kita ini 1 komsel.
Dan saya sangat ingat, moment pertama saya ketemu saya dia tuh, waktu koko nya mengajak saya untuk pergi ke suatu pesta teman nya, dan A ini merupakan penerima angpao nya. Kita ga sempet untuk ngobrol ato gimana jg sih. Tapi kesana pertama saya adalah.. "Wow cantik". Saya ga mau munafik jg, kesan pertama dan impresi fisik pertama sih cukup wah, namun ya dasarnya saya orang pemalu dan agak kurang berani kalo harus kenalan langsung gitu, ya sudah simpan di hati dulu aja.
Tapi dari situ, saya sebetulnya mulai mencari2 informasi serta mulai simpan dalam hati.
Momen lainnya yang saya kenang adalah, waktu itu ada semacam bazar gitu, untuk mempertemukan para single. Di sana pun saya melihat si A ini. Bahkan asalnya ada teman saya yg mau mengenalkan jg, namun waktu itu juga saya tahu si A ini adik dari teman komunitas saya, tapi belum berani untuk kenalan. Tapi dari situ saya tau, bahwa si A ini ternyata 1 gereja dengan saya.
Momen lain yang teringat adalah waktu si A duduk di kursi beres suatu acara, saya jg kebetulan ikut acara tersebut. acaranya sih lupa apa. Tapi disitu kayanya saya mulai berani untuk menyapa dan tersenyum. dia bilang waktu itu lagi nunggu koko nya untuk jemput.
Momen lainnya itu adalah ketika ikut Doa Puasa di anyer. Disitu juga, aku percaya bukan suatu kebetulan, kita sama2 ada disana jg. Tapi waktu itu emang kita belum saling mengenal. jadi aku hanya bisa memandang nya dan mencoba mendoakan aja. Dan mungkin tanpa disadari Tuhan menjawab doa ku itu jg, soalnya tahun berikutnya saat ada doa puasa bersama, kita sudah saling mengenal lebih dalam, bahkan berteman, dan dapat pergi bareng ke doa puasanya.
Kita sempat pergi bersama ke curug air terjun gitu jg sih, tapi moment nya kurang dapet, dan kita cuman sekedar pergi dan pulang bareng aja, disana nya masing2 sih
Momen lain yang saya rasa cukup menguatkan hati jg, adalah ketika aku mengajak dia untuk ikut Mission Trip. Mungkin emang ada ajakan2 dari teman2 yg lain ke dia jg. Tapi aku bersyukur sih, dari momen kegiatan itu, menjadi suatu gerbang untuk kita bisa lebih mengenal lagi.
Dimulai dari kita mulai ikut pertemuan bersama, terus pulang cari makan bareng, rame dengan yang lain, disitu hubungan kita mulai meningkat dikit, dari asalnya cuman tau, mulai jadi berteman.
Dari situ juga kita akhirnya sempat untuk pergi ke Depok bersama teman2 misi yg lainnya jg.
Saya sih merasa, disini Tuhan mulai bekerja dengan caranya yang ajaib. Ia bisa mendekatkan siapapun yang Ia mau.
Sepulang dari Depok, kita sempat untuk kumpul makan bersama. Nah disini mulai kita buat suatu grup, niat awalnya untuk membentuk suatu Start Up baru, mengelola web bersama dengan teman2 yang lain. Awal nya si A ini ga masuk sih di dalam grup ini.
Namun pada kesempatan berikutnya, aku coba untuk ajak si A ini join, dan dia mau sih. Dari sini lah dari grup ini lah, kita jadi sering pergi besama2, untuk makan, main, dll
Namun memang proses ya. Dari niat awalnya aku yg ingin mendekati, ternyata teman satu grup AS malah jadi suka sama si A jg. Waduh, disitu konfik batin mulai terjadi tuh, soalnya kalo aku mendekati terus si A ini malah tar pertemanan dengan AS jadi rusak. Dan kalo aku renungkan jg, ini gara2 aku jg sih, si AS sering curhat ato tanya soal si A, dan aku ya memberikan pandangan2 yang baik lah soal si A ini.
Tapi ada proses lainya jg, dari awal nya iseng, eh aku malah jadi deket sama V jg yang merupakan temen deket dari A ini. Ya sudah, karena aku pun memandang hal ini baik, jadi kita bisa dapet pasangan masing2 aku coba lanjutkan dulu.
Tapi emang Tuhan punya rencana lain, dan juga hati nurani tuh ga bisa dibohongin jg. Akhirnya hatiku malah jadi kaya mendua gitu tanpa sadar. ke si V tetep proses, tapi hati ada ngaerp ke si A ini juga.
Salah satu momen lain yang aku anggap Tuhan memberikan petunjuk / jawaban doa jg. Itu ketika moment ESC. Disitu sebetulnya aku udah memesan tiket untuk mengunjungi kampung si V ini. Disitu aku berdoa, bila Tuhan berkenan aku dengan si V ini, maka semua nya akan dilancarkan. Tapi disini justru V yang ga bisa pulang, karena ada hal dari kantor nya yang tidak bisa di tinggalkan. Dan dari moment ini pun aku mulai merasa V ini bukan pasangan yang Tuhan sediakan.
Akhirnya aku pun pergi bersama si A ke ESC ini. Ada banyak sesi yang kita lalui bersama juga. banyak Sesi dan pelajaran berharga yang kita sama2 dapatkan jg. Pulang ESC sesungguh nya hatiku sangat bergejolak, dan sangat besar keinginan untuk mengatakan perasaan ke si A ini. Bahkan aku sudah mulai mencoba atur waktu untuk bisa memberitahu si A mengenai kerisauan hati ku ini, bahkan sampai buat surat juga, yang pada akhirnya tak pernah tersampaikan.
Ada moment lain yang membuat aku sedih jg adalah si A sempat seperti agak menghindar dari grup yang kita bentuk itu. Mungkin alasannya baik, biar tidak merasa PHP in AS, cuman itu membuat hatiku sedih jg sih. Bersyukur saat ini kondisi sudah membaik dan semua sudah seperti sedia kala.
Bahkan untuk mission Trip kali ini pun, sebetulnya saya sempat bedoa agar tidak 1 tim dengan si A ini, supaya benar2 bisa fokus untuk jiwa2 nya. Eh Tuhan, malah buat kita jadi 1 tim, senang sih, tapi berarti ada proses jg untuk menjaga hati dan pikiran selama proses misi ini.
Dan Tuhan benar2 ingatkan dan bawa ke semua momen tersebut pada waktu impartasi healing, juga pada waktu doa bersama di depok, beberapa hari lalu, Waktu di depok itu pun sebetulnya aku minta konfirmasi / tanda dari Tuhan, tapi binggung jg, sama ga berani kok malah seolah atur2 Tuhan.
Tapi Tuhan tuh ajaib. Boleh dibilang ada 3 konfirmasi yang Tuhan buat.
1. Ternyata dia masuk ke ruang doa yang sama, dengan yang aku masuk. Soalnya di setiap gua doa, ada semacam kata2 gitu untuk menguatkan. Dan disitu tuh ada 50 lebih gua doa nya. Dan aku ga ada memberitahu ke dia gua doa mana yg aku masuk, cuman pasang di status kata2 dari gua doa nya aja. Disitu perbandingan kita bisa sama nya itu 1:50 wow, dan ternayata Tuhan buat masuk ke gua doa yang sama.
2. Dia ajak kita sama2 untuk ikut fellowship komsel nya dia juga, yg diadakan hari itu. Eh kita ternyata memakai warna baju yang sama juga, yaitu abu2, Mungkin ini hal simple, tapi disitu saya sungguh mengucap syukur buat Tuhan, dan anggota sel yang lain pada beda semua warna baju nya dengan kita.
3. Saya diingatkan Tuhan mengenai ayat soal gunung batu, dan pagar keselamatan. Dan ternyata moment disana itu, waktu dia berdoa dan ada orang lain yg mendapat penglihatan gitu soal si A, Ayat yang Tuhan berikan pada saya tuh ternyata ayat yang sanggup menguatkan si A ini. Dapet moment buat telp dan menguatkan si A ini juga deh..
Tapi dari kesemua tanda2 ajaib yang Tuhan berikan ini, Tetap saya berkomitmen, untuk saat ini tidak akan ngomong dulu ke si A nya. Biar fokus buat misi dulu. karena tempat yang akan kita kunjungi ini, bukanlah tempat yang main2. Dan saya tetap percaya serta pegang ayat yang berbunyi.
| Mat 6:33 | Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. |
juga
1 Kor 2 : 9 Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia
Itu juga ayat yang selalu saya pengang untuk masa depan saya. Dan saya percaya proses nya Tuhan tuh ajaib, kita hanya bisa berusaha dan mencoba, tetapi biarlah kehendak Tuhan yang nyata dan terjadi.
Selasa, 18 Juli 2017
A B'day
18 Juli 2017
Ulang tahun A sebetulnya sudah lewat yaitu tanggal 12 lalu, akan tetapi karena kesibukan, maka kita baru dapat merayakan sekaligus makan-makan pada hari ini.
Boleh dibilang ini adalah hari ke 2 aku berpuasa makan dan puasa contact juga dengan V. Kami sama-sama sepakat untuk berdoa dan berpuasa selama 1 bulan bahkan no contact pribadi, untuk bisa sama-sama memurnikan hati, serta mencari kehendak Tuhan untuk hubungan kami ini.
Ada rasa kangen dan seperti ada sesuatu yang hilang, soalnya beberapa bulan belakang komunikasi ku dengan V cukup intens, dan tiba-tiba no contact jadi nya ya..
Karena kita juga satu kelompok main dengan A dan V, maka pada kesempatan itu, akhirnya bisa jg ketemu dengan V, walau ya mungkin emang sudah kesepakatan kita, jadinya kita berlaku biasa saja di depan yang lain, tanpa adanya contact ataupun komunikasi yang privat.
Kegiatan yang kita lakukan adalah menonton film Despicable Me 3, untuk semua teman yang lain pun bersedia untuk ikut nonton bersama.. Film nya cukup seru dan menghibur sih, mengajarkan mengenai keluarga dan persahabatan.
Beres nonton lalu kita makan seafood, sesuai dengan rencana awal, aku dan A yang patungan untuk membayar kita makan. Menu yang kita pesan adalah 2 porsi kangkung, 2 porsi cumi, udang serta ikan.. asal nya sempat was-was brp nih yang nanti harus dikeluarkan.. walaupun dibagi 2 tapi ya tetep aja. Untung total yang harus dibayarkan tidak melebihi bugdet.. jadi ya masih aman lah.
Di tempat makan, malah diisi dengan kegalauan ga jelas dari si Y. Duh rasanya pingin bales ngomong ato gimana gitu.. gregetan jg sih sebetulnya.. cuman ya sudah, tetep jaga hati dan mulut.. jangan sampe malah apa yg diomongkan tar melukai dia lagi.. nanti kesannya dan suasanya nya malah jadi ga enak lagi.
Boleh dibilang semalam ga ada komunikasi sih sama V, cuman ya setidaknya bisa berjumpa dan bertemu dengan nya bisa sedikit mengobati rasa kangen yang ada.
Malam nya sih ya istirahat seperti biasa. cuman saya mendapat mimpi yang cukup diingat..
Kita semua berkunjung ke Tasik.. tapi asalnya pada menginap di hotel, soalnya seolah aku ketemu sama rekan-rekan Kumon, jadi ga sempet bantu urus mereka menginap ato gimana, tapi kondisi kamarnya ga bagus banget.. tapi harganya mahal jg. Akhirnya baru diusulan menginap di Rumah ku.
Disaat yang lainnya sibuk dan mau beres-beres di kamar di Lt 2, si V ini asik mengobrol sama adik aku.. udah itu bangun deh haha.. ya semoga saja, ini merupakan pertanda yang baik bahwa V tar bisa rukun dan diterima jg oleh keluarga ku.
Demikian cuhat ga jelas waktu ini..
Dear V
Dear V,
Saat kau sedih, aku pun merasa sedih..
saat kau diam, aku pun binggung apa yang harus kulakukan..
Saat kau tersenyum, itu adalah hal yang sangat menyukakakan hatiku..
Ingin ku selalu menjaga senyum itu, agar tak pupus dari wajah mu..
Cita-citamu.. harapan mu, biarlah itu menjadi cita-cita dan harapan kita bersama juga..
Kupercaya Tuhan menempatkan mu di dalam kehidupan ku bukan lah suatu kebetulah. Tetapi ada rencana yang
indah dan baik yang Ia sediakan.
Aku tak mencari yang sempurna.. Karena pasti tak akan kutemukan..
tetapi aku mencari yang mau belajar dan terus bertumbuh untuk dibentuk sehingga semakin hari menjadi semakin
baik.
Yang ku butuhkan adalah pasangan untuk tumbuh bersama. Yang bisa saling mengingatkan saat kita salah
melangkah. Pasangan yang bersama-sama dapat melayani Tuhan lebih lagi.
Bukan karena fisik saja, atau cinta sesaat saja yang aku cari. Tapi aku ingin dapat menemukan wanita yang bisa
membuat ku jatuh cinta setiap hari. Yang mampu membuat ku semakin jatuh cinta pada Tuhan juga setiap hari nya.
Cinta yang bertumbuh setiap waktu nya.
Ada banyak rasa takut ku dalam perjalanan mencari pasangan hidup ini. Tapi ku percaya, kasih yang sempurna
mampu mengalahkan ketakukan.
Bukan karena sifat dan karaktermu saja aku mengasihimu. Tapi aku mau mengasihimu apa adanya dengan segala
kelebihan dan kekurangan mu. Aku mau belajar untuk dapat mengasihimu senantiasa.
Kita adalah dua insan yang berbeda, aku pria, kamu wanita. Kulitku putih, kulitmu exsotis. Aku suka semua makanan,
kamu suka nya yang pedas dan gurih. Dan masih banyak lagi perbedaan-perbedaan yang pasti akan kita temukan
kelak.
Akan tetapi biarlah Kristus saja yang mempersatukan semua perbedaan itu, sehingga itu bukanlah menjadi suatu
penghalang, tapi menjadi sarana untuk dapat saling memperlengkapi satu sama lainnya.
Aku ingin agar kita dapat menjadi pasangan yang sepadan, yang saling memperlengkapi kekurangan masing-masing,
dan saling memperkuat kelebihan-kelebihan yang sudah ada.
Bisa menjadi pasangan yang mampu hidup kudus, yang mampu menjadi teladan yang baik bagi generasi penerus kita
kelak.
Maafkan lah aku mungkin dulu, saat ini, atau kelak aku melakukan kesalahan atau hal-hal yang kurang berkenan
kepadamu. Percayalah aku tak mungkin melakukan semua itu dengan maksud untuk menyakiti. Tapi mungkin aku
khilaf, karena aku pun adalah manusia biasa yang tak sempurna.
Terlepas dari semuanya ini, biarlah kehendak Tuhan saja yang nyata dalam kehidupan dan hubungan kita ini. Dan
kita tetap percaya bahwa Tuhan tau apa yang terbaik dan memiliki rencana yang Indah untuk kita semua. Biarlah
agar kerajaan Allah dapat tetap nyata dan hadir dalam kehidupan kita semua.
With Love,
Kamis, 06 Juli 2017
Something I Pray
Ada beberapa catatan yang mau saya tuliskan pada postingan kali ini..
Perkembangan saya denga V cukup lancar, dan sepertinya dia pun cukup merespon dengan baik,
Setelah saya doakan ada beberapa hal yang saya dapatkan soal kemungkinan hubungan ini ke depan nya.
1. Impresi "Angsa Putih" ini di dapat pada waktu saya berdoa di menara doa Depok, rasanya cukup jelas saya mendapatkan gambaran sepasang angsa berwarna putih yang berenang di danau. Pada saat saya mencoba mendoakan soal hubungan kita. Angsa Putih merupakan salah satu hewan dan simbol dari kesetiaan. Karena Angsa merupakan hewan yang setia pada pasangannya. Selain itu, walaupun sudah terbang bermil-mil jauh nya dari tempat dia dibesarkan. Pada akhirnya dia akan kembali ke danau tempat dia di lahirkan untuk membangun keluarganya kembali.
Saya merasa bahwa bila bersama dengan dia, maka kita akan menjadi pasangan yang setia. Conflic pasti ada, akan tetapi sepertinya kita akan saling mengalah, untuk meredakan konfik..konflik yang ada. Soal kembali ke tempat awal, ini memungkinkan juga, soalnya kita sama-sama berasal dari daerah dan bukan orang kota.
2. Hal lain yang saya dapatkan pada waktu mendoakan soal visi misi kita adalah dari
Yeremia 29:7 Usahakanlah kesejahteraan kota dimana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.
cukup kaget juga pada waktu dapet ayat ini sebagai visi misi kita nanti. Akan tetapi sekaligus menguatkan juga. Soalnya pada dasarnya hati kita berdua adalah hati misi, walau masih belum tau jalan nya atau daerah mana nanti Tuhan akan tempatkan kita. Akan tetapi kerinduan untuk bermisi sudah ada,
3. Hal lain yg dia dapatkan saat berdoa juga adalah "Pemulihan" ini bisa berbicara soal banyak hal.
-bisa saja dengan masuknya saya ke dalam kehidupan dia, maka Tuhan akan membuat kita dapat memulihkan keluarganya. Soalnya setau saya keluarganya cukup complicated.
- poin lainnya adalah melalui kita akan banyak keluarga-keluarga atau orang-orang lain yang akan dipulihkan juga. Soalnya hati saya juga cukup tergerak untuk membantu memulihkan orang-orang yang terluka hatinya. Tidak banyak, tapi Tuhan pernah mengirimkan beberapa orang untuk saya bantu pulihkan hatinya. Saya tidak tau bagaimana kini kondisi mereka, soalnya karena 1 dan lain hal, saya sudah lama tidak ada contact dengan mereka. Tapi saya senang untuk dapat menjadi seorang conselor yang membantu pemulihan hati. Bahkan saya sudah memberikan 2 buah buku pemulihan Hati karangan pa Edy Leo pada mereka.
-poin lain nya, bisa jg berbicara mengenai pemulihan kita berdua, Tuhan akan memakai kita masing-masing untuk dapat saling memulihkan. Walau pun terlihat baik-baik saja, tapi setiap kita pasti pernah mengalami dan memiliki luka hati yang perlu untuk dapat dipulihkan.
4. Poin lain yang masih perlu dikonfirmasi adalah soal pembina BPN dan gembala Nikah nya.
Dia bilang sih udah dapet. Aku sih masih belum kenal siapa-siapa kalo soal ini, tetapi untuk pembina BPN yang terpikirkan adalah Ko Dedi, soalnya kita sudah cukup kenal dengan dia, dan hanya dia pembina BPN yang saya kenal. Selain itu, dia juga adalah seseorang yang jiwa misi nya sudah teruji dan dapat menjadi panutan atau contoh untuk kita juga. Soal gembala Nikah, ini masih di doakan.. waktu pun masih panjang juga sih sebetulnya.
Untuk saat ini masih kita masih berdoa juga, sama bertanya ke Tuhan juga, apakah Tuhan berkenan dengan hubungan kita ini, apakah ini adalah Kehendak Nya, dan biarlah yang Terbaik dan yang Berkenan dari Tuhan saja yang jadi.
Gbu
Minggu, 02 Juli 2017
3 key phrases to deepen small talk
3 key phrases to deepen small talk
1) Get curious about deeper motivations by asking, "I'm curious, what made you decide to <insert relevant decision>"?
2) Add color to the conversation by zeroing in on feelings and senses with 4 simple words: "How did that feel?"
3) Affirm what the other person has said, and share your own perspective by saying, "I'm so glad you shared that because I've had a similar experience <insert relevant experience>.
1) Get curious about deeper motivations by asking, "I'm curious, what made you decide to <insert relevant decision>"?
2) Add color to the conversation by zeroing in on feelings and senses with 4 simple words: "How did that feel?"
3) Affirm what the other person has said, and share your own perspective by saying, "I'm so glad you shared that because I've had a similar experience <insert relevant experience>.
Senin, 29 Mei 2017
Belajar untuk selalu Connect Dengan Tuhan
29 May 2017
Hari ini saya coba membangukan juga "V" dan "A". untungnya hari ini mereka mudah untuk dibangunkannya.
Cukup senang dan bersyukur sih, dapat bangun pagi hari dan belajar untuk bersekutu dengan Tuhan dahulu sebelum melakukan aktifitas lainnya.. walau sempet ketiduran lagi sih.
Walau sudah diniatkan untuk tidak terlambat berangkat bekerja.. ujungnya masih agak telat sih berangkat ke kantor nya..
Dalam waktu bekerja pun ga ada hal yg spesial ato gimana sih, cuman rekan2 di kantor pada nanyain aja, pergi dari mana dan oleh2 nya mana.. Tapi ya emang bukan pergi jalan2 sih, jadinya ga ada oleh-oleh juga.
Sorenya aku ikut komsel kantor, udah lama juga sih ga ikut komsel di kantor, soalnya banyak kepotong hari libur, dan banyak yg pada sibuk jg. Pada komsel kali ini aku ajak temen ku "Äs", yg boleh dibilang teman Kompak ku jg sih..
Disini dapet beberapa hal sih, dari sharing temen2 yang di komsel.. poin yg kudapat itu soal Dosa Pria dan cara untuk mengalihkan pikiran dari hal ini. Terkadang aku masih suka jatuh jg sih di dosa ini, terutama saat pikiran lagi kacau dan tidak tenang, seolah dosa ini tuh buat menenangkan diri dan lari dari persoalan. ya diingakan lagi sih, bahwa kita ga boleh tinggal dan menghidupi dosa itu.
Hal lain yg aku dapet dan banyak dibahas itu soal pekerjaan.. dan emang sempat terpikir untuk pindah dan mencari kerjaan di tempat lain jg sih. Tapi disitu poinnya biar kita tetap tanya sama Tuhan untuk apapun yang ingin dilakukan. Dan belajar dari pengalaman2 mereka juga, serta belajar berserah dan turut pada perintah Tuhan.
Pulang komsel, niat awal ku tuh ingin londry lalu gym asalnya, soalnya baju kotor sudah banyak dan emang sudah saat nya beresin kamar jg. Tapi temen ku ini ajak aku ke rumahnya. Dan ya disitu kita saling sharing sih panjang lebar, dan ga kerasa cukup panjang jg kita saling sharing nya. Intinya sih mengenai apa yang sedang dilakukan dan akan dilakukan oleh temen ku ini.
Malem nya kita sempet video call lagi lewat line, rame2 sih, tapi ya seneng aja bisa video call sama si "V" ini, walau ya emang ga banyak bicara dan ga jelas jg sih. Tapi ya diawali dan diakhiri dengan mendengar suaranya..
Malem nya sih aku doa dan beres-beres lalu istirahat..
Langganan:
Postingan (Atom)