Selasa, 18 Juli 2017

Dear V

Dear V,

Saat kau sedih, aku pun merasa sedih..

saat kau diam, aku pun binggung apa yang harus kulakukan..

Saat kau tersenyum, itu adalah hal yang sangat menyukakakan hatiku..

Ingin ku selalu menjaga senyum itu, agar tak pupus dari wajah mu..

Cita-citamu.. harapan mu, biarlah itu menjadi cita-cita dan harapan kita bersama juga..

Kupercaya Tuhan menempatkan mu di dalam kehidupan ku bukan lah suatu kebetulah. Tetapi ada rencana yang

indah dan baik yang Ia sediakan.

Aku tak mencari yang sempurna.. Karena pasti tak akan kutemukan..

tetapi aku mencari yang mau belajar dan terus bertumbuh untuk dibentuk sehingga semakin hari menjadi semakin

baik.

Yang ku butuhkan adalah pasangan untuk tumbuh bersama. Yang bisa saling mengingatkan saat kita salah

melangkah. Pasangan yang bersama-sama dapat melayani Tuhan lebih lagi.

Bukan karena fisik saja, atau cinta sesaat saja yang aku cari. Tapi aku ingin dapat menemukan wanita yang bisa

membuat ku jatuh cinta setiap hari. Yang mampu membuat ku semakin jatuh cinta pada Tuhan juga setiap hari nya.

Cinta yang bertumbuh setiap waktu nya.

Ada banyak rasa takut ku dalam perjalanan mencari pasangan hidup ini. Tapi ku percaya, kasih yang sempurna

mampu mengalahkan ketakukan.

Bukan karena sifat dan karaktermu saja aku mengasihimu. Tapi aku mau mengasihimu apa adanya dengan segala

kelebihan dan kekurangan mu. Aku mau belajar untuk dapat mengasihimu senantiasa.

Kita adalah dua insan yang berbeda, aku pria, kamu wanita. Kulitku putih, kulitmu exsotis. Aku suka semua makanan,

kamu suka nya yang pedas dan gurih. Dan masih banyak lagi perbedaan-perbedaan yang pasti akan kita temukan

kelak.

Akan tetapi biarlah Kristus saja yang mempersatukan semua perbedaan itu, sehingga itu bukanlah menjadi suatu

penghalang, tapi menjadi sarana untuk dapat saling memperlengkapi satu sama lainnya.

Aku ingin agar kita dapat menjadi pasangan yang sepadan, yang saling memperlengkapi kekurangan masing-masing,

dan saling memperkuat kelebihan-kelebihan yang sudah ada.

Bisa menjadi pasangan yang mampu hidup kudus, yang mampu menjadi teladan yang baik bagi generasi penerus kita

kelak.

Maafkan lah aku mungkin dulu, saat ini, atau kelak aku melakukan kesalahan atau hal-hal yang kurang berkenan

kepadamu. Percayalah aku tak mungkin melakukan semua itu dengan maksud untuk menyakiti. Tapi mungkin aku

khilaf, karena aku pun adalah manusia biasa yang tak sempurna.

Terlepas dari semuanya ini, biarlah kehendak Tuhan saja yang nyata dalam kehidupan dan hubungan kita ini. Dan

kita tetap percaya bahwa Tuhan tau apa yang terbaik dan memiliki rencana yang Indah untuk kita semua. Biarlah

agar kerajaan Allah dapat tetap nyata dan hadir dalam kehidupan kita semua.

With Love,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar